Sabtu, 07 Agustus 2010

Arthritis ( Rematik / Radang Sendi )



Rematik atau radang sendi yang umumnya menimpa para orang tua, ternyata bisa juga menimpa kaum wanita dengan usia produktif. Rematik didefinisikan sebagai penyakit yang menyerang sendi dan struktur jaringan penunjang di sekitar sendi. Bagian tubuh yang biasa diserang rematik adalah persendian jari, lutut, pinggul dan tulang punggung. Persendian lainnya yang lebih jarang terserang yaitu pergelangan tangan dan kaki, siku dan bahu.
Rematik merupakan penyakit degeneratif yang sifatnya menahun dan dapat menghambat aktivitas penderitanya. Diketahui ada sekitar 200 jenis penyakit rematik, namun yang umum dikenal adalah artriris reumatoid, artritis pirai (gout) dan osteoartritis.

Artritis reumatoid merupakan inflamasi sistemik yang menyerang seluruh bagian tubuh. Cara kerjanya dengan menyerang sendi persendian kecil. Penyebab utamanya belum diketahui, sejauh ini diduga virus dan juga faktor genetik. Umumnya terapi yang dijalani adalah dengan mengkonsumsi obat anti inflamasi non steroid untuk menghilangkan rasa nyeri.

Artritis pirai (gout atau asam urat) biasanya klasik menyerang ibu jari dan selalu muncul pada tengah malam. Penyebab utamanya adalah hiperurisemia atau kelebihan kadar asam urat dalam darah. Penyakit ini menyerang mereka yang menganut gaya hidup tidak sehat terkait dengan pola makan misalnya rajin mengkonsumsi jeroan, ikan laut atau jenis makanan yang tinggi purin ( buncis, kacang polong, gandum, bayam, asparagus, jamur, ragi dan ekstrak ragi), mengkonsumsi bir serta minuman alkohol. Untuk menghindari makanan yang tinggi purin, para penderita sebaiknya rajin mengkonsumsi makanan yang rendah lemak seperti sereal, susu, telur, gelatin, tepung, mentega, margarin, buah-buahan, selada, tomat, sayuran hijau dan jus buah.

Osteoartritis merupakan penyakit rematik kronis yang paling sering dijumpai. Angka kejadiannya meningkat dengan bertambahnya umur sehingga sering disebut penyakit sendi degeneratif. Ada dua jenis osteoartritis yaitu osteoartritis primer ( tidak diketahui penyebabnya ) dan osteoartritis sekunder ( pencetusnya adalah penyakit lain atau keadaan tertentu ).
Beberapa kondisi berpengaruh pada munculnya osteoartritis. Faktor resiko yang tidak bisa diubah misalnya yaitu sejarah penyakit di keluarga, bertambahnya usia dan terlahir sebagai perempuan. Faktor yang dapat diubah misalnya penggunaan sendi secara berlebihan, luka mayor, kegemukan dan melemahnya otot.

DOSIS PENGGUNAAN PROPOLIS
Dosis untuk anak-anak dibawah 12 tahun , wanita hamil dan manula diatas 60 tahun adalah dengan dimulai 2 tetes 3 kali sehari dan terus ditingkatkan secara bertahap sampai maksimum 15 tetes 3 kali sehari. Sedangkan dosis untuk dewasa dimulai dengan 5 tetes 3 kali sehari dan terus menerus ditingkatkan secara bertahap sampai maksimum 30 tetes 3 kali sehari.

ANJURAN TAMBAHAN
Terapi untuk radang sendi dilakukan untuk mengatasi rasa nyeri dan mencegah kerusakan sendi yang berlanjut. Untuk mengatasi rasa nyeri dapat dilakukan dengan mengkompres menggunakan es dan menggunakan obat anti inflamasi non steroid. Usahakanlah agar penderita tidak sampai kedinginan, berpakaian tebal dan hangat. Baik sekali jika dapat merendam seluruh badan dalam air hangat seperti pada tempat pemandian air panas. Jangan pergi di waktu malam dan jangan berada di tempat arus angin. Bagian tubuh yang sakit jangan dipijat-pijat tetapi dibalut dengan kain tebal atau diberi kompres air panas atau disorot dengan lampu sinar merah selama 10 - 15 menit dengan sorotan lampu terjauh 0,5 meter dua kali sehari. Sangat baik apabila tiap pagi antara jam 7 - 9 saat matahari bersinar cerah, bagian tubuh yang sakit dijemurkan antara 10 - 15 menit.

PANTANGAN
Mengurangi mengkonsumsi daging dan produk olahannnya. Juga tidak mengkonsumsi minuman dan makanan yang mengandung caffeine, jeruk, paprika, tomat, lada, melinjo, tembakau dan segala hal yang mengandung gula dan untuk sementara tidak mengkonsumsi suplemen makanan yang mengandung zat besi. Selain itu juga tidak boleh minum es dan makanan daging hewan terutama ginjal, limpa dan bagian dalam hewan.

RESEP ALTERNATIF 1 ( Bapak S. Chader )
Coba dalam 3 hari ; pilih yang mana berpeluang menyembuhkan :
- Buah anggur dimakan dengan bijinya dikunyah sebanyak 5 buah setiap hari.
- Jus nanas yang tua separuh, disaring dan airnya diminum 1 gelas setiap hari.
- Susu kedelai 1 gelas setiap hari.

RESEP ALTERNATIF 2 ( dr. Adji Suranto, SpA )
Bahan : madu 500 gram, jahe segar 7 ibu jari ( 100 gram ), lengkuas segar 2 ibu jari ( 75 gram ), bubuk habbatussauda 1 sendok makan dan bubuk kayu manis 1 sendok teh. Jenis madu yang dipakai sebaniknya madu jambu mete, madu klanceng/liar atau madu mahoni.

Cara membuat : Jahe dan lengkuas dicuci, dipotong-potong dan direbus dalam air 2 kelas ( 500 cc ) hingga volumenya menjadi 160 cc. Air rebusannya disaring dan diambil airnya. Ketika masih panas, masukkan madu sambil diaduk hingga rata. Masukkan campuran ini ke dalam stoples kemudian ditutup dan dibiarkan selama 5 hari di dalam ruangan yang hangat atau pada suhu kamar dan setelah itu madu herbal bisa digunakan.

Cara memakai : Ramuan ini diminum 3 kali 2 sendok makan per hari sampai sembuh. Untuk perawatan, minum satu kali satu sendok makan setiap hari

Dikutip dari buku Panduan Lengkap Pengobatan Penyakit dengan PROPOLIS. Editor Rokim Abdul Kariim, S.Si dan Herbalis S. Chander, Cetakan pertama April 2007, Penerbit PT. Lebah Permata Khatulistiwa

Antrax



Antraks adalah penyakit menular akut yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis dan sangat mematikan dalam bentuknya yang paling ganas. Antraks paling sering menyerang berbivora-herbivora liar dan yang telah dijinakkan, namun juga dapat menjangkiti manusia karena terekpos hewan-hewan yang telah dijangkiti dari hewan yang tertular atau spora antraks dalam kadar tinggi. Meskipun begitu, hingga kini belum ada kasus manusia tertular melalui sentuhan atau kontak dengan orang yang mengidap antraks.
Ada 4 jenis antraks yaitu :
- antraks kulit
- antraks pada saluran pencernaan
- antraks pada paru-paru
- antraks meningitis
Antraks biasa ditularkan kepada manusia disebabkan berhubungan dengan hewan yang sakit atau hasil ternakan seperti kulit dan daging, atau memakan daging hewan yang tertular antraks. Selain itu, penularan juga dapat terjadi bila seseorang menghirup spora dari produk hewan yang sakit misalnya kulit atau bulu yang dikeringkan. Antraks dapat memasuki tubuh manusia melalui usus kecil, paru-paru (dihirup) atau kulit (melalui luka). Antraks tidak mungkin tersebar melalui manusia kepada manusia
Beberapa gejala antraks (tipe pencernaan) adalah mual, pusing, muntah, tidak nafsu makan, suhu badan meningkat, muntah bercampur darah, buang air besar berwarna hitam, sakit perut yang sangat hebat (melilit) atau (untuk tipe kulit) seperti borok setelah mengkonsumsi atau mengolah daging asal hewan sakit antraks.
Adapun daging hewan yang terkena antraks mempunyai ciri-ciri sebagai berikut : berwarna hitam, berlendir, berbau.

DOSIS PENGGUNAAN PROPOLIS
Dosis untuk anak-anak dibawah 12 tahun, wanita hamil dan manula diatas 60 tahun adalah dengan mengkonsumsi propolis minimal 5 tetes setiap satu jam sekali hingga sembuh. Untuk dosis dewasa adalah dengan mengkonsumsi propolis minimal15 tetes setiap satu jam sekali hingga sembuh.

ANJURAN TAMBAHAN
Tidak memakan daging hewan yang berasal dari daerah yang teridentifikasi tertular penyakit antraks

Dikutip dari buku Panduan Lengkap Pengobatan Penyakit dengan PROPOLIS. Editor Rokim Abdul Kariim, S.Si dan Herbalis S. Chander, Cetakan pertama April 2007, Penerbit PT. Lebah Permata Khatulistiwa

Jumat, 09 Juli 2010

Anorexia Nervosa, Bulimia dan Kehilangan Nafsu Makan )



Anorexia dan bulimia merupakan gangguan makan yang menyiksa dimana kedua keadaan itu sama bahayanya bagi tubuh. Gangguan tersebut dihasilkan oleh ketakutan bahwa tubuh akan menjadi gemuk setelah makan dan ketakutan mental itu akan terpancar melalui penyiksaan fisik. Gejala umum anoreksia dan bulimia yaitu depresi, kepercayaan diri yang rendah, penampilan yang tidak proporsional, hubungan keluarga yang terganggu, nafsu makan berkurang, sulit mengontrol emosi, mudah terjangkir penyakit, berat badan ringan dan kekurangan nutrisi

CIRI KHAS PENDERITA ANOREKSIA
1. Biasanya penderita adalah wanita baik remaja, dewasa atau yang akan memasuki masa puber.
2. Tumbuh dalam lingkungan keluarga yang menekannkan pentingnya prestasi sebagai nilai kebanggan keluarga.
3. Mempunyai perhatian yang berlebihan tentang kesempurnaan penampilan.
4. Mempunyai orang tua yang sangat sibuk dengan dunia mereka sendiri. Penderita anoreksia biasanya merasa harus menjadi sempurna agar mendapatkan perhatian dari orang tua mereka.
5. Ditandai dengan perubahan fisik seperti rambut rontok, terhentinya ovulasi dan menstruasi, detak jantung melambat, tekanan darah rendah dan tidak mampu menahan rasa dingin.
6. Biasanya memiliki tingkat depresi yang lebih parah dibandingkan penderita bulimia.
7. Rentan terkena osteoporosis karena asupan kalsium yang rendah.
8 Dapat menyebabkan kerusakan hati dan organ-organ vital lainnya jika berat badan turun di bawah batas normal.

CIRI KHAS PENDERITA BULIMIA
1.Penderita lebih sulit dideteksi karena berat tubuh merkea bisa saja melebihi batas normal, di bawah batas normal atau bahkan mempunyai berat tubuh yang normal.
2. Biasanya penderita adalah remaja, baik remaja maupun dewasa muda.
3. Ciri utamanya dapat dilihat pada pola makan dalam jumlah yang banyak dan kemudian dimutahkan kembali atau mengkonsumsi obat pencahar dan obat diuretik untuk memutahkan kembali makanan yang telah disantap.
4. Mempunyai beberapa masalah kesehatan yang muncul akibat kebiasaan memuntahkan kembali makanan setelah disantap, seperti terjadinya luka pada dinding perut, radang pada usus buntu, denyut jantung tidak teratur, kerusakan pada ginjal karena rendahnya asupan potasium, rusaknya email gigi karena terciptanya produksi asam yang berlebihan ketika muntah dan terhentinya menstruasi.
5. Kemarahan tertahan karena ketidakmampuan untuk mengepresikan emosi dengan cara lazim. Biasanya penderita bulimia takut mengecewakan orang-orang yang mereka cintai dalam lingkungan mereka.
Bulimia dapat diikuti dengan terjadinyaanoreksia, demikian pula sebaliknya. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kelainan dalam pola makan seperti kelainan geneti, tekanan sosial untuk menjadi langsing, tekanan dari teman sebaya dll. Penerimaan dari lingkungan merupakan langkah awal penyembuhan kelainan anoreksia dan bulimia. Kebanyakan penderita tetap tinggal dalam penyangkalan dan menolak untuk ditolong.

SARAN PENGGUNAAN PROPOLIS GOLD
Dimulai dengan 5 tetes 3 kali sehari dan terus ditingkatkan secara bertahap sampai maksimum 30 tetes 3 kali sehari. Apabila terjadi serangan penyakit mendadak dan akut maka diajurkan untuk mengkonsumsi 15 - 15 tetes tiap jam sampai sakit mereda.
Untuk anak-anak dibawah 12 tahun, wanita hamil, manula diatas 60 tahun dimulai dengan 2 tetes 3 kali sehari dan terus ditingkatkan secara bertahap sampai maksimum 15 tetes 3 kali sehari. Apabila terjadi serangan penyakit mendadak dan akut maka dianjurkan untuk mengkonsumsi 5 tetes tiap jam sampai rasa sakit mereda.

ANJURAN TAMBAHAN
Langkah penyembuhan lain adalah dengan melakukan psikoterapi pada penderita, keluarga maupun lingkungan tempat penderita berasal. Pemberian obat, termasuk antidepresan, kadang-kadang dibutuhkan dalam situasi tertentu. Terapi gizi juga penting sebagai asupan vitamin dan mineral bagi penderita. Namun jika langkah-langkah tersebut tidak membawa hasil, satu-satunya cara yaitu dengan membawa penderita ke rumah sakit untuk diopname, terutama bagi penderita anoreksia. Itu dilakukan jika berat badan penderita menurun hingga 25% dari berat normal atau jika organ-organ vital dalam tubuh mengalami cidera. Ingatlah bahwa pola makan sehat adalah cara hidup yang terbaik. Jangan biarkan diri kita di bawah tekanan sosial atau teman sebaya. Dan tetaplah percaya diri sebab nilai personaliti kita tidak ditentukan oleh seberapa kurus atau gemuknya tubuh kita.

RESEP ALTERNATIF 1 ( Bapak S. Chader )
1. Sering-sering minum air jahe.
2. Makan uwi ( dioscorea )

RESEP ALTERNATIF 2 ( Dr. Aji Suranto, SpA )
Bahan : Temulawak segar 3 ibu jari ( 100 gr ), dipilih yang tidak terlau tua dan tidak terlalu muda. Madu randu 300 cc dan air 300 cc.
Cara membuat : Temulawak dikupas lalu dipotong halus. Semakin halus potongan semaikn baik. Selanjutnya temulawak direbus selama 30 menit sejak air mendidih atau sampai volume air menjadi setengahnya ( 150 cc ). Hasil rebusannya disaring dan diambil airnya. Setelah hangat ( 60 cc ),masukkan madu sambil terus diaduk hingga tercampur merata. Selanjutnya campuran tadi dibiarkan selama satu malam dan besoknya bisa langsung digunakan.
Cara memakai : Ramuan ini diminum 3 kali 1 sendok makan per hari.

Dikutip dari buku Panduan Lengkap Pengobatan Penyakit dengan PROPOLIS. Editor Rokim Abdul Kariim, S.Si dan Herbalis S. Chander, Cetakan pertama April 2007, Penerbit PT. Lebah Permata Khatulistiwa

Lyssa ( Anjing Gila )


Lyssa disebababkan oleh virus dan sebenarnya suatu penyakit dari hewan seperti anjing, kera, serigala, kucing, luwak yang secara kebetulan menular pada manusia melalui gigitan hewan tadi. Kuman-kuman yang terdapat di ludah penderita dapat ditularkan jika seseorag penderita menggigit orang lain. Virus lyssa berkembang biak di dalam otak, maka letak gigitan penting sekali bagi perkembangan penyakitnya ; gigitan yang letaknya dekat dengan otak ( leher, muka ) lebih berbahaya daripada gigitan yang letaknya jauh dari otak ( jari, kaki, lutut dan tangan ).
Untuk mencegah menjalarnya penyakir lyssa, sebaiknya semua hewan : kera, anjing dan kucing peliharaan diberi suntukan vaksin yang dapat memberi kekebalan selama 6 bulan. Pada manusia biasanya hanya diberikan suntukan vaksin setelah digigit anjing gila.
Pada permulaan sakitnya, penderita merasa agak pusing dan lemah kemudian mendadak timbul kejang dari kerongkongan dan dada sehingga tidak dapat minum dan sesak nafasnya. Penderit amerasa dahaga sekali, tetapi tiap kali akan minum maka kejangnya akan timbul kembali bahkan melihat air saja sudah cukup untuk menimbulkan serangan kejang dari kerongkongan sehingga penderita menjadi sangat gelisah. Karena sangat menderita seringkali si penderita menjadi gelap mata dan menyerang orang-orang di sekitarnya.

SARAN PENGGUNAAN PROPOLIS GOLD
Untuk dewasa, minum Propolis Gold sebanyak minimal 30 tetes untuk pertama kali dan selanjutnya minum sebanyak 15 tetes untuk tiap jam. Oleskan juga pada luka yang ada minimal 2 kali sehari.
Sedangkan untuk anak-anak dibawah 12 tahun, wanita hamil dan manula diatas 60 tahun maka minum Propolis Gold sebanyak minimal 20 tetes untuk pertama kalinya dan selanjutnya minum sebanyak 10 tetes untuk tiap jam. Oleskan juga pada luka yang ada minimal 2 kali sehari.

ANJURAN TAMBAHAN
Penderita lyssa sebaiknya diasingkan dalam ruangan tersendiri. Penyakit ini sangat berbahaya dan menyebabkan kamatian dalam waktu 2 - 5 hari jika tidak segera ditangani.

Dikutip dari buku Panduan Lengkap Pengobatan Penyakit dengan PROPOLIS. Editor Rokim Abdul Kariim, S.Si dan Herbalis S. Chander, Cetakan pertama April 2007, Penerbit PT. Lebah Permata Khatulistiwa

Rabu, 07 Juli 2010

Aneurisma ( Kelainan Pembuluh Darah )


Aneurisma adallah suatu keadaan dimana ada daerah yang lemah dan menonjol pada pembuluh darah. Penonjolan ini hanya terjadi di bagian dalam dinding pembuluh darah atau bisa juga membuat pembuluh darah itu menjadi setipis balon. Inilah keadaan yang membahayakan karena sewaktu-waktu aneurisma ini dapat pecah.
Aneurisma dapat terjadi di pembuluh darah manapun di seluruh tubuh. Termasuk di pembuluh darah otak. Aneurisma di otak dapat bertambah besar dan dapat menekan daerah otak sekitarnya dan menimbulkan gangguan yang nyata seperti sakit kepala, mual muntah, nyeri atau kaku pada leher, pandangan kabur atau sensitif terhadap cahaya. Tapi sering yang tidak bergejala apapun terutama pada aneurisma yang kecil. Aneurisma ini jarang ditemukan dibawah usia 20 tahun, biasanya sering terjadi pada usia yang lebih tua.
Beberpa faktor resiko yang dapat mempermudah seseorang untuk mengalami aneurisma yaitu tekanan darah tinggi, luka trauma pada kepala, merokok, riwayat keluarga yang mempunyai aneurisma dan kelainan bawaan lainnya seperti ginjal polikistik.

BAGAIMANA ANEURISMA DAPAT TERJADI ?
Sampai saat ini, penyebabnya masih tidak diketahui pasti. Kelihatannya, aneurisma terjadi karena tidak adanya lapisan otot pada pembuluh darah tersebut. Sehingga seiring dengan waktu, dimana pembuluh darah sering mengalami kontraksi ( mengecil ) dan dilatasi ( melebar ) akan membuatnya menjadi tipis dan teregang. Ini yang lama kelamaan akan membentuk aneurisma

BAGAIMANA CARANYA UNTUK MENDETEKSI ANEURISMA ?
Aneurisma dapat dideteksi dengan melakukan pemeriksaan sinar X, ekokardiografi, CT Scan dan MRI.

SARAN PENGGUNAAN PROPOLIS GOLD
Untuk dewasa, dimulai dengan 5 tetes 3 kali sehari dan terus ditingkatkan secara bertahap samapi maksimum 30 tetes 3 kali sehari. Sedangkan untuk anak-anak dibawah 12 tahun, wanita hamil, manula diatas 60 tahun, dimulai dengan 2 tetes 3 kali sehari dan terus ditingkatkan secara bertahap sampai maksimum 15 tetes 3 kali sehari

REAKSI BALIK YANG MUNGKIN TERJADI
Gatal-gatal kulit, muntah, demam, nyeri sendi, tekanan darah tinggi naik sesaat, mengantuk, bengkak kaki dan badan

RESEP ALTERNATIF ( Dr. Adji Suranto, SpA )
BAHAN : Jahe segar 2 ibu jari, bubuk kayu manis 1 sendok makan, gingseng segar 1 ibu jari, madu 300 cc dan air 300 cc. Madu yang dipakai sebaiknya madu durian, madu apel atau madu hutan/multiflora

CARA MEMBUATNYA : Jahe dikupas dan dipotong tipis, gingseng dipotong tipis yang kemudian direbus dalam air 300 cc dan ditambahkan bubuk kayu manis. Setelah volumenya menjadi 150 cc maka airnya disaring. Setelah hangat, masukkan madu secara perlahan sambil diaduk hngga rata.

CARA MEMAKAI : Ramuan ini dimunum 3 kali 2 sendok makan per hari

Dikutip dari buku Panduan Lengkap Pengobatan Penyakit dengan PROPOLIS. Editor Rokim Abdul Kariim, S.Si dan Herbalis S. Chander, Cetakan pertama April 2007, Penerbit PT. Lebah Permata Khatulistiwa

Kamis, 17 Juni 2010

PROPOLIS GOLD - Minuman Kesehatan Ajaib


Para lebah mengumpulkan komponen-komponen propolis dari berbagi jenis bunga dan daun-daunan muda yang dicampur dengan air liur lebah dan lilin yang dibuat lebah saat lebah membuat sarangnya. Diperkirakan 20.000 lebah madu diperlukan untuk mendapatkan 20 mg propolis setiap tahunnya, sebagai hasilnya : campuran resin, lilin, minyak esential, pollen, berbagai mineral, acid amino dan bioflavanoid menjadi ANTIBIOTIK ALAMIAH BEBAS RACUN YANG EFEKTIF MELAWAN SEGAL JENIS BAKTERIA, MIKROBA, VIRUS, DAN KULAT TANPA EFEK SAMPING

EFEK SAMPING DARI PROPOLIS
Dr. Leonard Mc Kewan menuliskan bahwa selama 2500 tahun penggunaan propolis oleh berbagai masyarakat dati berbagai kebudayaan tidak tercatat adanya efek negatif yang serius dari propolis. Bahkan dokter-dokter di Rusia biasa memberikan 9 gram propolis setiap harinya kepada pasien tanpa mengalami kendala. Adapun efek ringan yang sering dirasakan oleh pasien adalah mulut dan tenggorokan terasa kering setelah mengkonsumsi propolis dan kulit terasa hangat setelah dioleskan propolis.

ALERGI TERHADAP PROPOLIS
Pada sebagian orang mungkin muncul alergi terhadap propolis, tetapi jumlahnya jauh lebih sedikit daripada jumlah orang yang alergi terhadap madu. Untuk mengetahui apakah seseorang alaergi terhadap propolis maka dapat dilakukan tes alergi. Adapun tes alergi adalah sebagai berikut :

1. Tes alergi pada kulit ; dimulai dengan mengoleskan cairan propolis pada bagian kulit sensitif pasien ( pada wajah atau lengan bagian bawah ) kemudian ditunggu 30 menit. Apabila pada bagian kulit yang dioleskan terasa gatal dan memerah berarti pasien tersebut alergi terhadap propolis dan disarankan kulit yang diolesi propolis segera dicuci bersih dengan sabun dan dibilang menggunakan air hangat. Adapun pasien tersebut tetap dapat menggunakan propolis hanya untuk diminum dengan dosisi 1 tetes dua hari sekali. Jika tidak terdapat rasa gatal dan merah pada bagian kulit yang dioleskan maka lakukan ter alergi kedua.

2. Tes alergi pada mulut dan kerongkongan ; campurkan 2 - 3 tetes propolis pada sedikit air putih kemudian dikumur-kumur dan diminum, tunggu selama 15 menit. Apabila mulut dan kerongkongan terasa gatal berarti pasien alergi terhadap propolis dan disarankan pasien minum air hangat banyak-banyak minimal 500 ml. Adapun pasien tersebut tetap dapat menggunakan propolis hanya untuk diminum dengan dosis 1 tetes dua hari sekali. Tetapi jika pasien tidak merasakan gatal pada mulut dan kerongkongan berarti pasien tersebut aman dan bisa langsung diobati dengan propolis.

DOSIS DAN PENGGUNAAN PROPOLIS
Dosis minimal yang efektif untuk pengobatan dengan propolis adalah sebanyak 1,5 gram propolis atau setara dengan 15 tetes sehari dan dibagi menjadi tiga kali minum dan pengobatan dilakukan selama 20 - 30 hari. Konsumsi propolis sangat baik apabila dilakukan saat perut dalam keadaan kosong. Pada beberapa kasus yang membahayakan seperti tetanus dan demam berdarah, dapat diberikan propolis 60 tetes dalam sehari dan diberikan selama 1 minggu.

CIRI-CIRI PROPOLIS BEKERJA EFEKTIF
Propolis mampu mengeluarkan berbagai racun yang sudah lama mengendap di dalam tubuh dengan cepat. Saat proses pengeluaran racun berlangsung akan terjadi sedikit "gangguan" dan kondisi tersebut dinamakan sebagai tanggapan baik atau tindak balas.
Tindak balas muncul hanya sementara waktu dalam rangka proses penyembuhan penyakit. Oleh karena itu tidak perlu khawatir jika muncul tindak balas setelah mengkonsumsi propolis. tindak balas yang terjadi pada seseorang akan berbeda dengan tindak balas yang terjadi pada orang lain. Sebagian orang merasakan dengan cepat sejak awal mengkonsumsi propolis dan sebagian orang ladi tidak merasakan apapun, hal ini bergantung pada keadaan dan kondisi tubuh pengguna propolis. Seseorang dengan kondisi kesehatan prima tidak akan ditemukan tindak balas apapun.
Berikut ini beberapa gejala tindak balas yang mungkin terjadi setelah mengkonsumsi propolis dan kaitannya dengan penyakit yang diderita atau permasalahan kesehatan yang dialami :
1. Polip / Sinusitis : radang rongga hidung, ingus, rasa gatal, mata belekan, wajah terasa panas, tekanan darah tinggi sesaat, cepat panas, kepala pusing.
2. Radang usus besar : diare sesaat, berlendir, pendarahan
3. Alergi : kegemukan, rasa ngilu, sesak, bengkak, eksim
4. Step : rasa gatal dan bengkak
5. Sakit kepala : mimpi buruk, gelisah, susah tidur, sakit kepala sesaat
6. Encok / rematik : sakit sendi sesaat, keletihan, sulit tidur, sakit kepala sesaat
7. Kanker : demam,sulit tidur, pembengkakan, gangguan pernafasan, fecal impaction, bengkak, darah hematesis, tinja hitam.
8. Asma : batuk, kedinginan menggigil, kerongkongan sakit, demam tinggi, sakit kepala, kelelahan sesaat.
9. Hati : keletihan, diare, mengantuk, kadar gula air seni bertambah.
10. Perut : kembung, keletihan, berkeringat, sembelit, mual, keringat dingin, nafas tidak normal, sering buang angin.
11. Dada : dada sakit, sakit punggung, tenggorokan sakit, tekak,
12. Paru - paru : kedinginan menggigil, batuk, keringat dingin, sakit punggung, sakit kerongkongan, letih, penat.
13. Kulit : bengkak, pusing, jerawat, gatal, kulit mengeras.
14. Kaki gajah : keluarnya cairan yang encer, sakit gatal, berdarah, bengkak selama 3 minggu.
15. Wasir : pendarahan sesaat, gangguan berjalan, sakit, gatal, bengkak.
16. Telinga : kesulitan mendengar, sulit tidur, telinga mengiang.
17. Radang/bengkak : sakit kepala, rasa gatal, sulit tidur, telinga mengiang, kejengkelan.
18. Kesuburan : sakit kepala, rasa gatal, eksim, paha bengkak, sakit persendian.
19. Sistem peredaran darah : gatal-gatal kulit, muntah, demam, nyeri sendi, tekanan darah naik sesaat, mengantuk, bengkak kaki/badan.
20. Ginjal : bengkak badan, sakit pinggang, sulit buang air kecil, air seni berbau, mata gatal.
21. Limpa : haid berlebihan, selera makan berkurang,
22. Mata dan hidung : hidung gatal, mata perih dan gatal.
23. Kekurangan protein : sering buang air kecil, perut sesak, mulut dan kerongkongan kering.

Anemia ( Kurang Darah )


Anemia adalah keadaan dimana jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah berada di bawah normal. Sel darah merah mengandung hemoglobin, yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari paru-paru dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh. Anemia menyebabkan berkurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin dalam sel darah merah, sehingga darah tidak dapat mengangkut oksigen dalam jumlah sesuai yang diperlukan tubuh.

SARAN PENGGUNAAN PROPOLIS GOLD
Untuk dewasa, dimulai dengan 5 tetes 3 kali sehari dan terus ditingkatkan secara bertahap samapi maksimum 30 tetes 3 kali sehari. Sedangkan untuk anak-anak dibawah 12 tahun, wanita hamil, manula diatas 60 tahun, dimulai dengan 2 tetes 3 kali sehari dan terus ditingkatkan secara bertahap sampai maksimum 15 tetes 3 kali sehari

REAKSI BALIK YANG MUNGKIN TERJADI
Gatal-gatal kulit, muntah, demam, nyeri sendi, tekanan darah tinggi naik sesaat, mengantuk, bengkak kaki dan badan

ANJURAN TAMBAHAN
Diusahakan untuk mengkonsumsi apel, asparagus, pisang, sayuran hijau, katuk, okra dan buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C. Diusahakan juga untuk mengkonsumsi kacang almond, biji jambu mete, coklat, kelapa dan kacang-kacangan

PANTANGAN
Tinggalkan mengkonsumsi alkohol, kopi, permen, es krim, produk sari susu, soft drink dan jangan mengkonsumsi suplemen yang mengandung kalsium dan vitamin C.

RESEP ALTERNATIF 1
1. Kacang mete 10 biji disiram dengan air mendidih sekilas kemudian diblender dengan 0,5 gelas dan diminum sekali selam 10 hari.
2. Mengkonsumsi sayur-sayuran yang bewarna hijau gelap.

RESEP ALTERNATIF 2
Bahan : madu 3 sendok makan, bubuk kayu manis 0,5 sendok teh dan air 1 gelas

Cara membuat : campurkan madu dengan bubuk kayu manis lalu masukkan ke dalam air hangat dan diaduk sampai merata.

Cara memakai : Ramuan ini diminum setiap pagi dan sore hari ketika vitalitas mulai menurun.

Dikutip dari buku Panduan Lengkap Pengobatan Penyakit dengan PROPOLIS. Editor Rokim Abdul Kariim, S.Si dan Herbalis S. Chander, Cetakan pertama April 2007, Penerbit PT. Lebah Permata Khatulistiwa